<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Zhahra &#187; abu</title>
	<atom:link href="http://www.zhahra.com/tag/abu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.zhahra.com</link>
	<description>Menuju Jalan Terang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 May 2010 09:09:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Muhammad, Kelahiran hingga Pernikahan</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2010/02/muhammad-kelahiran-hingga-pernikahan/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2010/02/muhammad-kelahiran-hingga-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 08:53:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zhahra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sirah Nabawiyah]]></category>
		<category><![CDATA[abdul]]></category>
		<category><![CDATA[abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[abu]]></category>
		<category><![CDATA[aminah]]></category>
		<category><![CDATA[kelahiran]]></category>
		<category><![CDATA[khadijah]]></category>
		<category><![CDATA[muttalib]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[talib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/2010/02/muhammad-kelahiran-hingga-pernikahan/</guid>
		<description><![CDATA[Perkawinan Abdullah dengan Aminah Usia Abd&#8217;l-Muttalib sudah hampir mencapai tujuhpuluh tahun atau lebih tatkala Abraha mencoba menyerang Mekah dan menghancurkan Rumah Purba. Ketika itu umur Abdullah anaknya sudah duapuluh empat tahun, dan sudah tiba masanya dikawinkan. Pilihan Abd&#8217;l-Muttalib jatuh kepada Aminah bint Wahb bin Abd Manaf bin Zuhra, &#8211; pemimpin suku Zuhra ketika itu yang sesuai pula usianya dan mempunyai kedudukan terhormat. Maka pergilah anak-beranak itu hendak mengunjungi keluarga Zuhra. Ia dengan anaknya menemui Wahb dan melamar puterinya. Sebagian penulis sejarah berpendapat, bahwa ia pergi menemui Uhyab, paman Aminah, sebab waktu itu ayahnya sudah meninggal dan dia di bawah asuhan pamannya. Pada hari perkawinan Abdullah dengan Aminah itu, Abd&#8217;l-Muttalib juga kawin dengan Hala, puteri pamannya. Dari perkawinan ini lahirlah Hamzah, paman Nabi dan yang seusia dengan dia. Abdullah dengan Aminah tinggal selama tiga hari di rumah Aminah, sesuai dengan adat kebiasaan Arab bila perkawinan dilangsungkan di rumah keluarga pengantin puteri. Sesudah itu mereka pindah bersama-sama ke keluarga Abd&#8217;l-Muttalib. Tak seberapa lama kemudian Abdullahpun pergi dalam suatu usaha perdagangan ke Suria dengan meninggalkan isteri yang dalam keadaan hamil. Tentang ini masih terdapat beberapa keterangan yang berbeda-beda: adakah Abdullah kawin lagi selain dengan Aminah; adakah wanita lain yang datang menawarkan diri kepadanya? [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2010/02/muhammad-kelahiran-hingga-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tobatnya Abu Hurairah, ra</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2009/07/tobatnya-abu-hurairah-ra/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2009/07/tobatnya-abu-hurairah-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 02:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[abu]]></category>
		<category><![CDATA[besar]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[hurairah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[membunuh]]></category>
		<category><![CDATA[tobat]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/kisah/tobatnya-abu-hurairah-ra/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Hurairah, ia berkata, &#34;Pada suatu malam setelah salat Isya saya keluar bersama Rasulullah saw. Tiba-tiba di hadapanku ada seorang wanita bercadar yg sedang berdiri di tengah jalan, seraya berkata, &#34;Wahai Abu Hurairah! Sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan dosa besar. Apakah masih ada kesempatan bagiku untuk bertobat?&#34; Lalu saya tanya wanita itu, &#34;Apakah dosamu itu?&#34; Dia menjawab, &#34;Aku telah berzina dan membunuh anakku dari hasil zina itu.&#34; Kukatakan padanya, &#34;Kau telah binasakan dirimu dan telah binasakan orang lain. Demi Allah, tidak ada kesempatan bertobat bagimu.&#34; Mendengar jawabanku, wanitu itu menjerit histeris dan jatuh pingsan. Setelah siuman dia pun lantas pergi. Aku berkata di dalam hati, &#34;Aku berfatwa, padahal Rasulullah saw. ada ditengah-tengah kami?&#34; Pada pagi harinya aku menemui Rasulullah dan berkata, &#34;Wahai Rasulullah! Tadi malam ada seorang wanita meminta fatwa kepadaku berkenaan dengan ini…. dan ini….&#34; Setelah mendengar penjelasan aku, beliau bersabda, &#34;Innaa lillahi wa inna ilahi raajiun! Demi Allah, celakalah engkau dan telah mencelakakan orang lain. Tidakkah kau ingat ayat ini : &#34;Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2009/07/tobatnya-abu-hurairah-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abu Ma&#039;shar Astrolog Muslim dari Persia</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2009/06/abu-mashar-astrolog-muslim-dari-persia/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2009/06/abu-mashar-astrolog-muslim-dari-persia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[abu]]></category>
		<category><![CDATA[astrolog]]></category>
		<category><![CDATA[astrologi]]></category>
		<category><![CDATA[astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[ma'shar]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[persia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/tokoh/abu-mashar-astrolog-muslim-dari-persia/</guid>
		<description><![CDATA[Nyaris semua karya Abu Ma’shar dalam astronomi telah hilang, dan hanya karya astrologinya dalam bahasa Arab yang masih tersisa. Al-Falaki. Gelar itu ditabalkan para ilmuwan di era kejayaan Kekhalifahan Abbasiyah kepada Abu Ma’shar berkat kehebatannya dalam bidang astrologi (ilmu perbintangan). Gerrit Bos dalam tulisannya bertajuk Abu Ma’shar: The Abbreviation of the Introduction to Astrology, Together with the Medieval Latin Translation of Adelard of Bath, menyebut Abu Ma’shar sebagai astrolog hebat di abad ke-9 M. ‘’Karya-karya Abu Ma’shar dalam bidang astrologi begitu populer dan sangat ber pengaru h bagi peradaban masyarakat Eropa Barat di abad pertengahan,’’ ujar Bos. Betapa tidak. Sederet adikarya sang Astrolog Muslim itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Menurut Bos, Abu Ma’shar tak hanya berpengaruh dalam bidang astrologi, ia juga berkontribusi dalam bidang kedokteran. Penjelasan mengenai soal epidemik, papar Bos, merupakan salah satu pengaruh besar Abu Ma’shar dalam bidang kedokteran di Eropa. Ia menghubungkan masalah kedokteran dengan fenomena luar angkasa lewat teorinya yang disangat popular, yakni Theory of the Great Conjunctions. ‘’Menurut teori ini, hubungan planet tertentu dapat menyebabkan bencana alam dan politik,’’ tutur Bos. Salah satu bencana besar yang dihubung-hubungkan para dokter di abad ke -14 dengan teori yang dicetuskan Abu Ma’shar adalah fenomena Black Death. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2009/06/abu-mashar-astrolog-muslim-dari-persia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Imam Abu Hanifah</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2009/06/imam-abu-hanifah/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2009/06/imam-abu-hanifah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 03:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[abu]]></category>
		<category><![CDATA[hanifah]]></category>
		<category><![CDATA[imam]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/tokoh/imam-abu-hanifah/</guid>
		<description><![CDATA[Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Di kalangan umat Islam, beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi Al-Kufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib, lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya, sedangkan dia pada waktu itu masih kecil, dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera, bahkan dia punya toko [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2009/06/imam-abu-hanifah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
