<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Zhahra &#187; besar</title>
	<atom:link href="http://www.zhahra.com/tag/besar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.zhahra.com</link>
	<description>Menuju Jalan Terang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 May 2010 09:09:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Tobatnya Abu Hurairah, ra</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2009/07/tobatnya-abu-hurairah-ra/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2009/07/tobatnya-abu-hurairah-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 02:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[abu]]></category>
		<category><![CDATA[besar]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[hurairah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[membunuh]]></category>
		<category><![CDATA[tobat]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/kisah/tobatnya-abu-hurairah-ra/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Hurairah, ia berkata, &#34;Pada suatu malam setelah salat Isya saya keluar bersama Rasulullah saw. Tiba-tiba di hadapanku ada seorang wanita bercadar yg sedang berdiri di tengah jalan, seraya berkata, &#34;Wahai Abu Hurairah! Sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan dosa besar. Apakah masih ada kesempatan bagiku untuk bertobat?&#34; Lalu saya tanya wanita itu, &#34;Apakah dosamu itu?&#34; Dia menjawab, &#34;Aku telah berzina dan membunuh anakku dari hasil zina itu.&#34; Kukatakan padanya, &#34;Kau telah binasakan dirimu dan telah binasakan orang lain. Demi Allah, tidak ada kesempatan bertobat bagimu.&#34; Mendengar jawabanku, wanitu itu menjerit histeris dan jatuh pingsan. Setelah siuman dia pun lantas pergi. Aku berkata di dalam hati, &#34;Aku berfatwa, padahal Rasulullah saw. ada ditengah-tengah kami?&#34; Pada pagi harinya aku menemui Rasulullah dan berkata, &#34;Wahai Rasulullah! Tadi malam ada seorang wanita meminta fatwa kepadaku berkenaan dengan ini…. dan ini….&#34; Setelah mendengar penjelasan aku, beliau bersabda, &#34;Innaa lillahi wa inna ilahi raajiun! Demi Allah, celakalah engkau dan telah mencelakakan orang lain. Tidakkah kau ingat ayat ini : &#34;Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2009/07/tobatnya-abu-hurairah-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
