<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Zhahra &#187; perbuatan</title>
	<atom:link href="http://www.zhahra.com/tag/perbuatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.zhahra.com</link>
	<description>Menuju Jalan Terang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 May 2010 09:09:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Jauhilah Perbuatan Yang Meresahkan</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2009/08/jauhilah-perbuatan-yang-meresahkan/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2009/08/jauhilah-perbuatan-yang-meresahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 22:01:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Syarah Arba’in An-Nawawi]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[jauhi]]></category>
		<category><![CDATA[meresahkan]]></category>
		<category><![CDATA[nawawi]]></category>
		<category><![CDATA[perbuatan]]></category>
		<category><![CDATA[resah]]></category>
		<category><![CDATA[shahih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/pegangan-hidup/haditss/syarah-arba%e2%80%99in-an-nawawi/jauhilah-perbuatan-yang-meresahkan/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Nawas bin Sam’an rodhiallohu ‘anhu bahwa Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kebajikan itu adalah budi pekerti yang baik, dan dosa itu adalah segala sesuatu yang menggelisahkan perasaanmu dan yang engkau tidak suka bila dilihat orang lain.” (HR. Muslim) Dan dari Wabishah bin Ma’bad rodhiallohu ‘anhu dia berkata: Aku datang kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan?” Aku berkata,” Ya.” Beliau bersabda, “Bertanyalah kepada hatimu. Kebajikan adalah apa yang menjadikan tenang jiwa dan hati, sedangkan dosa adalah apa yang menggelisahkan jiwa dan menimbulkan keraguan dalam hati, meskipun orang-orang terus membenarkanmu.” (Hadits hasan yang kami riwayatkan dari Musnad Imam Ahmad bin Hambal dan Musnad Imam Ad-Darimi dengan sanad hasan) AL-BIRR ADALAH HUSNUL KHULUQ Al-Birr ada dua macam yaitu Al-Birr terkait dengan Alloh, dan Al-Birr terkait dengan sesama. Al-Birr terkait dengan Alloh adalah beriman kepada-Nya, melaksanakan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Al-Birr terkait dengan sesama adalah husnul khuluq yaitu banyak berderma dan tidak mengganggu kepada sesama. DOSA Dosa adalah sesuatu yang membuat bimbang di hati dan tidak suka jika diketahui orang lain. Kebimbangan yang ada dalam hati ada tiga keadaan yaitu: Ragu untuk mengerjakan sesuatu yang sudah jelas dalilnya, maka tercela. Ragu yang disebabkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2009/08/jauhilah-perbuatan-yang-meresahkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segala Perbuatan Baik adalah Sedekah</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2009/08/segala-perbuatan-baik-adalah-sedekah/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2009/08/segala-perbuatan-baik-adalah-sedekah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 22:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Syarah Arba’in An-Nawawi]]></category>
		<category><![CDATA[baik]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[nawawi]]></category>
		<category><![CDATA[perbuatan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[shahih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/pegangan-hidup/haditss/syarah-arba%e2%80%99in-an-nawawi/segala-perbuatan-baik-adalah-sedekah/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Hurairah rodhiallohu ‘anhu dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari selagi matahari masih terbit. Mendamaikan dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, menolong orang hingga ia dapat naik kendaraan atau mengangkatkan barang bawaan ke atas kendaraannya merupakan sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, setiap langkah kaki yang engkau ayunkan menuju ke masjid adalah sedekah dan menyingkirkan aral (rintangan, ranting, paku, kayu, atau sesuatu yang mengganggu) dari jalan juga merupakan sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim) MENSYUKURI NIKMAT Hadits ini sebagai perincian dari hadits ke-dua puluh lima. Bershodaqoh adalah wujud dari mensyukuri nikmat. Seluruh anggota badan harus menunaikan syukur. Mensyukuri nikmat ada dua macam, wajib dan sunnah. Syukur yang wajib yaitu setiap hari menggunakan seluruh anggota badan untuk menunaikan kewajiban, dan tidak digunakan untuk yang haram. Syukur yang sunnah yaitu melaksanakan hal-hal yang sunnah setelah yang wajib. Syukur yang sunnah bisa diwakili hanya dengan mengerjakan sholat dhuha dua rakaat.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2009/08/segala-perbuatan-baik-adalah-sedekah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbuatan Bid&#8217;ah Tertolak</title>
		<link>http://www.zhahra.com/2009/07/perbuatan-bidah-tertolak/</link>
		<comments>http://www.zhahra.com/2009/07/perbuatan-bidah-tertolak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 12:20:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Syarah Arba’in An-Nawawi]]></category>
		<category><![CDATA[bidah]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[perbuatan]]></category>
		<category><![CDATA[shahih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zhahra.com/pegangan-hidup/haditss/syarah-arba%e2%80%99in-an-nawawi/perbuatan-bidah-tertolak/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Ibunda kaum mu’minin, Ummu Abdillah ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anha, dia berkata: ”Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: ”Barang siapa yang mengada-adakan sesuatu (amalan) dalam urusan (agama) kami yang bukan dari kami, maka (amalan) itu tertolak.” (HR. Bukhori dan Muslim). Dan dalam riwayat Muslim: “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka itu tertolak.” Kedudukan hadits Hadits ini sangat agung kedudukannya karena merupakan dasar penolakan terhadap seluruh bentuk bidáh yang menyelisihi syariát, baik bidáh dalam aqidah, ibadah, maupun muámalah. Bidáh Bidáh memiliki 2 tinjauan secara lughah dan secara syarí. Bidáh secara lughah berarti segala sesuatu yang tidak ada contoh atau tidak ada yang mendahuluinya pada masanya. Adapun bidáh secara syarí adalah seperti yang didefinisikan oleh para ulama, yaitu yang memenuhi 3 kriteria sebagai berikut: 1. Dilakukan secara terus menerus. 2. Baru, dalam arti tidak ada contohnya. 3. Menyerupai syariát baik dari sisi sifatnya atau atsarnya. Dari sisi sifat maksudnya seperti sifat-sifat syariát yaitu sudah tertentu waktu, tempat, jenis, jumlah, dan tata caranya. Dari sisi atsarnya maksudnya diniati untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mencari pahala. Bidáh termasuk jenis Dosa Besar, karena merupakan amal kemaksiatan namun mengharapkan pahala. Mashalihul Mursalah Kalau seseorang tidak benar-benar memahami hakikat bidáh maka dia [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.zhahra.com/2009/07/perbuatan-bidah-tertolak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->